Arsip | shockbreaker apv RSS feed for this section

KYB ULTRA Sockbreaker yang tidak cocok untuk APV

30 Mar

Dalam artikel sebelumnya, bahwa penulis melakukan pengatian shockabsorber  (sokbrker) depan dengan merek Ultra atas saran dari mekanik dari  bengkel SHOP AND DRIVE karena timbulnya gejala ban berbenjol-benjol pada sisi depan .. oleh bengkel ha tersebut diakibatkan oleh shock breaker yang sudah kempes.

Setelah sok terpasang beberapa saat tenyata analisa bengkel akan sokberker yang sudah kehabisan oli ternya tidak tepat, ban benjol -benjol didepat hanya diakibatkan oleh tekanan ban yang terlalu keras .. oh alangkah bodohnya saya pemilik mobil hanya karena  tekanan ban saja yang tidak tepat sampai-sampai menuruti kata2 mekanik bengkel SHOP AND DRIVE yang tidak benar memberikan analisa.

Setelah penggantian ternyata sokbeker merek Ultra tersebut sama sekali tidak cocok karena shockbeaker itu hanya meredam tekanan yang dari atas sedangkan tekanan balik sama sekali tidak teredam samasekali akibatanya apabila mobil melewati polisi tidur akan mengakibatkan bunyi benturan anatara logam yang sangat keras. .. yang tidak terjadi pada sokbeaker asli bawaan mobil APV. Wah benar-benar telah tertipu dengan produk ini.. kalau dilihat bungkusnya sih double action maksudnya schockbreaer meredam dua arah yaitu tekan dari atas dan meredam tekanan baliknya .. ahh ternyata tidak seperti itu.

Dari catatan diatas diharapkan agar :

1 Pemilik APV berhati-hati dengan mekanik bengkel SHOP AND DRIVE yang menyarankan penggantian shockbreaker, disarakan untuk memeriksa tekanan ban dulu apabila ada suara-suara yang aneh.

2. Jangan sekali-kali beli shock breaker di SHOP AND DRIVE karena memang toko itu bukan speacialis shock breaker sehingga mekaniknya tidak tahu sama sekali jenis2 shock yang dieperrlukan oleh sebuah kendaraan. Bengkel terdebut hanya cocok untuk ganti ban dan oli saja sedangkan untuk kakikaki mobil sama sekalai tidak dapat menyelesaikan masalah.

3. Jangan sekali-kali menurut dengan nasihat mekanik bengkel untuk mengganti sokbreaker depan APV dengan merek ULTRA KYB karena tidak meredam tekan balik

Semoga berguna

Pergantian Shockbreaker Depan

7 Des

Daripada timbul masalah lagi pada suspensi depan dikemudian hari yang akan merembet ke ban, akhirnya sepasang schockbreaker depan kiri dan kanan harus diganti, .. . Keterangan mekanik menyebutkan bahwa shock breaker bisa saja diperbaiki akan tetapi hasilnya tidak akan maximal karena akan bocor kembali dalam waktu singkat… kalau dikalkulasi biaya yang akan dikelurakan akan sama dengan pembelia shock breaker baru.

Di buku manual atau informasi teknik Suzuki APV tidak pernah dijelaskan type apakah schokbreaker depan APV ternyata Shock breaker bawaan APV adalah shock berjenis oli karena  kalau  shockbreaker ditekan tersebut sampai habis (panjang minimum), kemudian lepaskan, batangnya akan keluar hanya separo.. ya itu menandakan itu shockbreaker menggunakan oli.

Dibengkel sulit mendapatkan barang baru type oli kecuali barang recycle, hanya tersedia shockbreaker dengan merek KYB Ultra type gas double action yang digunakan oleh sebagian besar mobil yang ada di Indonesia. Dengan redaman pada saat compresi dan saat rebaund memberikan tingkat peredaman kejut yang maksimal. Harganya cukup mahal RP 950.000 untuk sepasang shock kiri dan kanan yang menurut keterangan bengkel barang ini akan bertahan sampai dengan 100.000 km setara dengan pemakaian 6-7 tahun APV untuk keperluan keluarga. Total dengan pemasangan dan spooringnya menghabiskan dana yang cukup besar yaitu RP 1.100.000.

Setelah di uji coba untuk dijalankan disegala macam kondisi ternyata masih ada masalah .. pada suspensi depan .. yakni suara-suara aneh yang timbul…  terutama ketika melewati jalan kriting atau polisi tidur … Ah keluar uang lagi karena harus check lagi ke bengkel kaki-kaki mobil mesti keluar biaya.. dan harus dibongkar lagi untuk memastikan apakah pemasangannya shock breaker baru belum pas atau ada ring baut yang tidak dipasang .. ah ternyata ketemu penyebabnya.. karet dudukan shock breaker yang  sudah tidak lagi meredam getaran alias sudah keras dan mengecil…

Oh belum juga selesai .. masalanya. karena sekarang dudukan hanya diganjal dengan ban dalam bekas sehingga dalam masa 3 bulan bodi mobil APV akan bergetar lagi karena karet dudukan  shock breaker sudah berubah..lagi. Harus keluar uang lagi untuk membeli karet dudukan dan biaya untuk pemasanganya….

Ahh…  APV kok seperti itu !

Shockbreaker Depan Mulai Rusak

7 Des

Kira-kira pada kilometer 60.000 km berdengan bunyi “nguk-nguk” pada shock depan dan “kruyuk-kruyuk’ pad shock kelakang, yang ternyata pada saain masuk bengkel kaki mobil itulah tanda-tanda kerusakan pada shocbreaker karena angin dari luar mulai menyusup kedalam tabung shockbreaker sehingga timbul bunyi-bunyi yang aneh-aneh seperti itu.

Sekarang APV sudah mengelinding sejauh 80.000 km, pada kilometer ini van belt sudah mulai berbunyi “cit-cit” terutama pada saat mesin dingin dipagi hari.. ban yang sudah dispooring dengan diganti baut yang dapat untuk menyetel roda depan ke dalam atau ke keluar tenyata tidak menyembuhkan problem ban pada roda depan. Roda depan bagian dalam mulai tergerus lagi tapi kali ini tampak bergelombang, sebagai pertanda ada masalah dengan suspensi depan.

Ketika dibawa ke bengkel schockbreaker ternyata spooring tidak begitu banyak berubah.. setelah suspensi depan dicek ternyata benar, ban yang tergerus dan bergelombang  diakibatkan oleh shockbreaker depan bawaan mobil APV sudah mulai kempes .. . secara teknis kejutan timbul pada saat mobil berjalan  seharusnya diredam oleh schockbreaker, namun karena schockbreaker tidak berfungsi maksimal, disebabkan oleh kebocoran atau adanya angin yang masuk kedalam tabung sehingga banpun ikut meredam kejutan, sehingga  mengakibatkan ban tergerus  namun bergelombang.

Dari diskusi dengan mekanik dijelaskan bahwa untuk APV biasanya pada kilometer 40.000 timbul masalah pada suspensi depan,  alias daya tahan schockreaker itu hanya sampai 40.000 km ..oh betul jadi seperti catatan di atas pada  60.000 km timbul bunyi-bunyi yang aneh-aneh…ternyata sejak km 40.000 telah terjadi kerusakan.

Penulis berkesimpulan .. memang benar kualitas APV  memang dibuat seperti itu .. mobil kalau digunakan untuk keluarga, memang untuk masa  3-4 th jarak tempuhnya  hanya sekitar 60.000km, jadi sepertinya konsumen tidak pernah mengeluh karena usianya sudah 3 th sehingga kerusakan atau kualitas yang kurang baik …tidak  pernah dipermasalahkan dianggap wajar karena memang sudah saatnya ganti onderdil.  Ini seperti halnya beli produk elektronik Korea atau Cina begitu garansi habis timbul masalah sehingga kita tidak dapat komplain.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.