Review Terakhir Suzuki APV

12 Feb

Ini adalah artiket terakhir dari Blog ini, karena setelah mobil APV memasuki kilometer 250.000, saatnya ganti kendaraan yang lain.   Ada catatan-catatan yang perlu digaris bawahi , berdasarkan pengalaman memelihara APV dari awal sampai KM 250.000

Mesin Suzuki APV
Dari km 0 sampai dengan km 250.000 tidak tampak kerusakan mesin masih saja halus seperti baru, walau selama ini pergantian oli hanya dilakukan setiap km 10.000, sekalian ganti filter oli tentunya, dengan menggunakan oli SGO atau kalau tidak mau antri menggunakan oli Fastron Tekno produk Pertamina, dengan tune up tahun pertama reguler sesuai garansi, setelah itu tune up baru dilakukan apabila ada trouble. Sedangkan spart part yang sudah pernah diganti adalah:

  1. Aki – aki mengalami kerusakan setiap tahun, dapat bertahan 2 tahun apabila menggunakan amper yang lebih besar dari standard dan aki disarungi dengan asbes sehingga panas dari manifold sedikit berkurang.
  2. Saklar lampu dim dibawah stir dan tombol power window ganti satu kali  harganya lumayan mahal dan hanya ada di dealer resmi
  3. Busi sudah sudah ganti 3 x , secara fisik belum rusak, tapi untuk menjaga performa mesin, busi mesti diganti.
  4. Koil pengapian, ada sepasang koil, kalau ada 1 rusak , ganti nya disarakan sekali gus 2 karena apabila tidak yang kedua akan segera rusak.
  5. Kampas Kopling sudah ganti 2 kali, pergantian yang partama, adalah memang aus , dan ada per yang putus, ganti kedua karena ada bunyi aneh setelah dibuka kampas belum aus tapi, sekalian bongkar ganti laher. Selama ini belum permah ganti matahari. karena berdasarkan keadaan fisiknya masih sangat bagus  belum perlu diganti.
  6. Timing belt sudah ganti satu kali, sedangkan V belt AC dan Power steering belt, sudah  ganti 3 x
  7. Oli Mesin Penulis hanya selama ini memakai oli mesin standard Pabrik, atau menggunakan Oli Pertamina, tidak pernah menggunakan merek lain.

Kaki-kaki Mobil
Berdasarkan catatan dari km 0 sampai km 250.000 suspensi masih sama, tapi seiring betambahnya usia mobil timbul suara suara pada bodi, jok  dan lain lain, itupun hanya muncul ketika mobi melewati jalan jelek. Ganti shock breaker belum jaminan kendaraaan jadi lebih baik. Pergantian kampas rem depan 4 x belakang 2 x, tatapi disarakan untuk ganti part yang asli, walau kampas rem punya apv bisa dibandrek dengan milik avanza.

Pergantian Gigi
Masih serperti mobil baru, sulit tidaknya pergantian gigi tergangantung perlaukan sopir pada  pedal kopling, sebaiknya untuk memindah sebaiknya dituruti saja pedal prosneleng jangan diapaksa.

AC Mobil 
Masih sangat bagus walau selama 250.000 km tidak pernah mengalami perawatan atau oli diganti.

Cairan Radiator, Power staring
Masih berfungsi normal walau tidak pernah dirawat dengan diganti atau hanya kadang oleh mekanik  ditambah sedikit kalau perlu.

Ban Mobil
untuk APV harus sering dirotasi depan kiiri pindah ke kanan, sisi dalam dipindah ke sisi luar, apa bila tidak keausan akan tidak merata. Ban Brigrtsone bertahan samap 80.000km , sedangakan dengan Ecopia dapat sampai 70.000 beda sedikit , perlu waspada membeli ban, karena kalau  murah,  kadang ban expired atau cacat produksi . Sepooring balancing juga perlu dicheck maximal tiap 40.000 km.

Berapa Yang dihasilkan APV dari tahun 2010 sampai sekarang ?
Apv yang dimiliki penulis, berdasarkan catatan dari tahun 2010 sampai  2016, secara kasar telah menghasilkan uang sebanayak RP 750.000.000 ( tujuh ratus lima puluh juta), yang kira- kira 5 x  harga mobil itu sendiri, dengan tidak pernah turun mesin.

Saran Penulis
Jadikan mobil anda sebagai mainan, seperti anda merawat  mobil-mobilan pada masa kecil niscaya akan awet, karena  mobil dapat menjadi  mesin pencetak uang.  Sampai Jumpa Lagi , saat ini mobil penulis sudah dijual, berikutnya mungkin penulis akan beli produk Suzuki Jeep Jimny 4×4 kalau ada uang.

Tape APV bermasalah

20 Apr
Head unit sudah rusak

Head unit sudah rusak

Head unit yang terpasang pada APV jenis lama tahun 2010 and masih menggunakan kaset dan hanya CD player belum ada lubang USB. Yang jadi masalah adalah pada KM 220.000 head unit mulai bermasalah yang sangat menganggu kabin, yaitu radio tiba tiba hidup sendiri ataupun CD yang mutar muter sendiri, yang menanadakan ada kerusakan dengan unit tersebut. Ini mungkin salah satu dari nilai negatif APV, karena berdasarkan kendaraan APV yang dimiliki teman mempunyai masalah yang sama dengan Head Unit.

Berdasarkan catatan teman untu meredam head unit yang hidup sendiri, CD harus terpasang didalah CD player tidak  perlu dicopot.

Wah apabila mobil APV anda memasuki KM 200.000 hati-hati karena head unik ( Tape ) akan mengalami kerusakan  tidak fatal, tapi untuk melalukan penggantian atau reparasi memerlukan dana tambahan., ribet.

 

Pengukur Tekanan Ban

20 Apr
Merek SELLERY

Merek SELLERY

Kadang tukan ban pinggir jalan menambah tekanan ban tidak sesuai aturan jenis kendaraan, misalanya untuk truk tentunya lain dengan van , akan tetapi ketika kita diperjalanan kadang kita tidak dapat mendapatkan takanan ban yang sesui dengan kendaraan kita. Tukang tambal ban pinggir jalan kadang mengisi ban dengan tekananan angin yang berlebihan, misalnya untuk mobil van diiisi seperti takanan untuk truk. Takanan ban yang cocok untuk APV adalah 29 sd 32 kalau berlebihan  kendaraan akan terasa sangant limbung dan getaran sangat terasa  didalam kabin.

Dengan maksud agar APV nyaman  dengan takanan ban yang sesuai dengan ukuran ban, kita beli alat ukur tekanan ban merek SELLERY  yang sering dijual di supermarket seharga RP 65.000 , namun hanya dapat dipakai untuk ngukur satu ban … selebihnya alat itu tidak berfungsi, malah setelah tombol untuk memgembalikan jarun ke titik not dipencet-pencet jarum copot .

Ha. ha tertipulah kita  dengan penampilan barang tersebut.  sharing info nih apabila anda beli pengukutr tekanan ban merek SELLEY hati-hati saja mungkin saja masib anda tidak lagi mujur sehingga beli barang dipakai langsung rontok.

Paint Protection untuk SUZUKI APV

25 Jun

Photo-0009Ketika  anda baru beli  mobil APV  baru perlu diperhatikan apakah paket mobil yang anda beli sudah termasuk  anti karat, paint protection? bisanya untuk hal tersebut anda dapat lihat seperti Toyota Avanza misalanya ada indikator dengan  stiker anti karat yang terdapat di kaca mobil depan yang menanadakan bahwa “Paint Protection” telah ditambahkan oleh Nasmoco bukan bagian dari pabrik toyota, kalau mobil yang lebih mahal biasanya terdapat sertifikat anti karat  sekaligus  “paint protection”. Untuk APV atau mobil murah lainnya bisanaya  “paint protection”  tidak ditambahkan

“Paint Protection” yaitu lapisan clear yang disemprotkan ke seluruh body kendaraan yang  befungsi untuk melindungi cat mobil agar cat mobil lebih tahan tahan gores dan melindungi cat mobil agar warna tidak pudar. Kedaraan tanpa “paint Protection” bisanya untuk warna-warna seperti hitam akan sangat kelihatan bekas-bekas goresan lap dan goresan-goresan kecil lainnya akibat dari gesekan dengan rumput, tangan orang., sehingga mobil akan lebih kelihatan tua dengan tahun produksinya atau kapan mobil tersebut mulai dipakai.

Untuk mobil APV atau mobil baru lainnya sebaiknya ditanayakan kepada selesnya apakah paint protection, mobil anda sudah memakai atau belum, apabila belum sebaiknya and tambahkan sendiri dengan hanya 2 jutaan warna mobil and akan kelihatan lebih  baik untuk  minimal 2 tahun mendatang.

Kelemahan KIA Pregio

2 Jun

KIA Prigio adalah salah satu mobil van 8 seats produk Korea bermesin diesel yang masih beredar saat ini di Indonesia dan sering digunakan oleh biro perjalanan ataupun untuk mobil sewa, karena bentuknya yang lebih fresh dan lebih mewah sehingga dipinang orang.  Walaupun produk ini adalah produk KIA termasuk kendaraan modern akan tetapi belum tentu  cocok untuk pemakaian di Indonesia karena keadaan alam dan kondisi jalan di  Indonesia.

Pada artikel ini , walaupun penulis belum pernah memiliki KIA Pregio, berdasarkan diskusi dengan teman driver yang pernah membawa mobil ini ataupun pemilik mobil ini  didapat bahwa mobil mempunyai kelemahan yang patut dipertimbangkan apabila anda ingin membeli yang baru ataupun yang second.

Kelemahan Kia Pregio yang dapat penulis catat antara lain:

1.  Sistem pengereman yang cenderung tidak mumpuni, master terlalu kecil demikian juga kampas rem yang terlalu kecil sehingga sangat berbahaya untuk cara mengemudi driver Indonesia.
2. Lubang isap mengahadap ke bawah , sehingga untuk melibas genangan air sangat berbahaya karena air cenderung tersedot masuk kedalam mesing yang mengakibatkan mesin mati, bisanaya mesin mati karena air yang masuk akan merontakan  klep , piston dan stang piston, sedangkan jalanan di Indonesia seperti di Jakarta sering banjir
3. Mesin mudah overheat, ini dimungkinkan  oleh ukuran radiator yang kurang besar, untuk mendinginkan masin diesel Pregio, karena mungkin pula mobil ini dirancang  untuk Korea yang merupakan Negara subtropik dimana suhu udara lebih sejuk .
4. Spare part yang sulit didapat dan harganya mahal, bandingkan mobil-mobil yang sudah merakyat seperti Suzuki Carry atau L-300 yang  onderdilnya akan gampang didapat dimana-mana, bagaimana apa bila ada trouble di kota kecil, mesti tunggu pengiriman spare part.
5. Tidak kuat ditanjakan  dan mlempem di-ekselarasi
6. Harga jual yang sangat murah, karena masalah-masalah tersebut diatas maka orang tidak memilih

Berdasarkan point-poin kelemahan diatas patut dipertimbagkan apabila Prigio digunakan untuk kendaraan sewa mengingat kedaraan sewa adalah kendaraan yang bekerja keras untuk menghasilkan uang, apakan nantinya manguntungkan atau malah manghambur-hamburkan uang.

Apabila anda ingin berbisnis kendaraan sewa yang lebih tahan banting patut dipertimbangkan juga Mitsubishi L300 2700 cc diesel  kendaraan udah termasuk tua akan tetapi merupakan kendaraaan legandaris terkenal bandel dengan spare part yang murah dan mudah didapatkan  baik yang original ataupun yang KW alias palsu. Jenis lain adalah Izusu Elf kendaraan van besar dengan 2700 cc dapat  memuat 8 orang dan apabila diupgrade bias memuat lebih dari 10 orang , terkenal bandel dan tahan banting ukuran lebih besar dari pada Mitsubishi L300.

 

Perawatan AC Suzuki APV

24 Mei

Ketika datang ke bengkel resmi Toyota, untuk reguler tune up pada kilometer ke 50.000 Toyota disarankan untuk perawatan AC yakni dengan mengganti oli AC mobil dan menambah gasnya .

Loh dibanding dengan mobil APV kok  hampir 200.000 kok belum pernah sama sekali melakukan perawatan AC ?  Setelah beberapa saat diskusi dengan  pihak bengkel dijelaskan bahwa AC pun memerlukan perawatan, bukan saja membersihkan saluran angin dingn dan kipas-kipas AC namun perwatan  AC bisanaya  dilakukan penggantian oli dan penambahan gas, dan apabila diperlukan dilakukan pengecekan saluran gas dan kondensor AC.

Dengan cara yang murah usia pakai AC dapat diperpanjangan karena umur onderdil akan lebih lama, dan resiko AC mati ketika  kendaraan dipakai akan lebih diperkecil, dengan pergantian oli  AC  kotoran dan endapan yang terdapat didalam system  mesin pendingin dapat dibersihkan.

Yang dimaksud perawatan  tidak memandang apakah suhu AC masih dingin, akan tatapi perawantan adalah wajiib untuk memperpanjang usia pemakaian AC. Perwatan AC dapat dilakukan kapan saja sebelum terjadi trouble suhu tidak dingin. dan dapat dilakukan di bengkel AC yang bersertifikat  sehingga perawatan tidak merembet ke perbaikan .

V Belt APV Berbunyi

20 Mei

20140512_201517V belt pada SUZUKI APV  berfunsi untuk menggerakan motor dinamo yang menghasilkan listrik dan menggerakan pompa power stering, ada due belt yang terpasang. Umur pemakian berkisar 50.000 km, pada km ini secara fisik belt sudah mulai rusak, karena mengeras dan mulai pecah-pecah sehingga harus diganti untuk keamanan mesin, karena harganya tidak terlalu mahal dan mudah dipasang tidak harus ke bengkel resmi.

Ketika v belt sudah mulai rusak karena mengeras, atau ketika v-belt baru dipasang, biasanya sering terdengar bunyi “cit-cit” yang tidak berbahaya hanya saja sangat mengganggu, ini disebabkan karena gesekan antara v bel dengan puli-puli dimana v belt terpasang.

Setel baut tensioner v-belt putar secukupnya sampai tidak kendur, untuk vbelt power steering dan AC terletak dibagian bawah sedangakan untuk vbelt dinamo terletak dibagian atas berdekatan dengan dinamo… Atas saran seorang mekanik, cara instant untuk menghilangkan bunyi “cit-cit ” pada vbelt ternyata sangat mudah, hanya dengan mengoleskan sedikit vaselin atau gemuk pada sisi-sisi v-belt, bunyi cit-cit akan hilang, tapi kalau Vbelt sudah kendur dan pecah-pecah memang harus diganti.

Kapan harus mengganti Vbelt ?
dan Anda buka jok dan  raba perhatikan keadaan Vbelt apakah masih bagus atau tidak. Apabila kelihatan sudah retak-retak saatnya ganti walaupun vbelt masih dapat memutar puli AC dan Powers stering karena sangat berisiko untuk putus, atau keluar dari relnya.  Apabila v-belt putus tidak akan ada AC dan mobil tidak dapat dikendarai hanya karena kelalaian anda untuk mengganti barang yang harganya tidak mahal.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.